Jumat, 01 Juni 2012

PERCOBAAN MELDE


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Fisika merupakan salah satu cabang IPA yang mendasari perkembangan teknologi maju dan konsep hidup harmonis dengan alam yang mengandung banyak konsep yang bersifat abstrak., Sebagai cabang dari IPA maka Fisika memiliki karateristik sebagai berikut:
1.   Fisika merupakan kelompok ilmu pengetahuan yang terdiri dari fakta, konsep, prinsip, hukum, teori tentang gejala alam.
2.   Fisika merupakan kegiatan keilmuan berupa pemikiran, penelitian, observasi dan eksperimen. Melalui observasi dapat dipahami konsep fisika secara tepat.
3.   Fisika selalu bersifat progresif dan komulatif. Bersifat progresif maksudnya selalu berkembang maju kearah yang lebih baik atau lebih sempurna. Bersifat komulatif maksudnya setiap penemuan selalu berdasarkan pada penemuan-penemuan sebelumnya.
   Berdasarkan karakteristik fisika diatas, maka fisika harus dipelajari atau dipahami melalui kegiatan empiris. Salah satu bentuknya adalah dengan kegiatan percobaan atau peraktikum.
   Namun minimnya alat perktikum di sekolah membuat para guru harus lebih kreatif menyiasati kekurangan tersebut, salah satunya dengan membuat set alat peraktikum sendiri yang memanfaatkan bahan-bahan yang mudah didapat dari lingkungan sekitar, sehingga pembelajaran fisika bisa menjadi lebih bermakna dan kontekstual. Hal inilah yang mendasari kami untuk membuat sebuah set alat percoabaan untuk memperlancar pelaksanaan pembelajaran di sekolah yaitu “Set Alat Percobaan Melde” yang dapat  menunjukkan gelombang transversal pada tali dan hubungan antara cepat rambat gelombang dengan tegangan tali.






1.2  Tujuan Pembuatan Alat
Adapun tujuan pembuatan alat percobaan melde ini adalah Untuk membuat set alat percobaan yang dapat  menunjukkan gelombang transversal pada tali dan hubungan antara cepat rambat gelombang dengan tegangan tali

1.3  Kegunaan alat dalam pembelajaran
Kegunaan alat dalam pembelajaran yaitu sebagai berikut :
a.       dapat mempermudah guru dalam menjelaskan konsep gelombang transversal pada tali dan hubungan antara cepat rambat gelombang dengan tegangan tali.
b.      Mempermudah siswa dalam memahami konsep gelombang transversal pada tali dan hubungan antara cepat rambat gelombang dengan tegangan tali
c.       Penyampaian pelajaran menjadi lebih baku. Setiap pelajar yang melihat atau mendengar penyajian melalui media menerima pesan yang sama.
d.      Pengajaran bisa lebih menarik. Media dapat diasosiasikan sebagai penarik perhatian dan membuat siswa tetap terjaga dan memperhatikan.
e.       Pembelajaran menjadi lebih interaktif.
f.        Lama waktu pengajaran yang diperlukan lebih efisien.
g.       Pengajaran dapat diberikan kapan dan dimana diinginkan atau diperlukan.
Sikap positif siswa terhadap apa yang mereka pelajari dan terhadap proses belajar dapat ditingkatkan.












BAB II
PEMBUATAN ALAT

2.1  Desain Alat
            Desain alat seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini:

Description: H:\ekperimen gmbar\12062011253.jpg
Description: H:\ekperimen gmbar\12062011254.jpg

2.2 Alat dan Bahan
                        Berikut alat dan bahan yang diperlukan :
1.      Alumunium
2.      Papan kayu
3.      Lubang penutup pintu
4.      Tali kasur
5.      Katrol
6.      Kabel penghubung
7.      Sekrup
8.      Beban gantung
9.      Meteran jahit

2.3 Cara pembuatan
1.      Pembuatan rel
a.       Menyambung batang alumunium mejadi rel seperti pada gambar.
b.      Memasang katrol di salah satu ujung batang rel.
c.       Memasang meteran jahit pada salah satu kaki rel.
Description: H:\ekperimen gmbar\12062011253.jpg


Description: H:\ekperimen gmbar\12062011254.jpg


2.      Pembuatan set alat Penggetar
Penggetar dibuat menggunakan dinamomotor  yang dipasangi besi pemutar.  Sedangkan kotaknya sendiri dibuat menggunakan kayu. Set penggetar seperti terlihat pada gambar.
Description: H:\ekperimen gmbar\12062011254.jpg Description: H:\ekperimen gmbar\12062011255.jpg








BAB III
UJI COBA ALAT
3.1. Judul percobaan/eksperimen yang digunakan untuk uji coba
            Judul percobaan/eksperimen yang digunakan untuk uji coba adalah  percobaan melde”.
3.2 Langkah Percobaan
1.      Menyiapkan alat dan bahan
2.      Mengikatkan beban gantung 50 gr dengan tali kasur
3.      Memasang beban gantung yang telah diikat tersebut pada penggetar dan katrol.
4.      Menyalakan penggetar yang telah dihubungkan sumber tegangan (power supply)
5.      Mengatur jarak penggetar dengan katrol 100 cm.
6.      Mengulang langkah ke-2 sampai ke-5 untuk beban yang lain.
7.      Mencatat hasil pengamatan.

A.   Tabel Hasil Percobaan
Tabel Pengukuran :
No
Massa beban     
 ( kg)
(m)
F
1.
0,05


2.
0,07


3.
0,08


4
0,100




                                                                                                          





DAFTAR PUSTAKA

Handayani, S dan Damari, A. 2010.  Fisika Untuk SMA dan MA Kelas XII. Jakarta : Pusat Perbukuan Nasional
Suharyanto, dkk. 2010.  Fisika Untuk SMA dan MA Kelas XII. Jakarta : Pusat Perbukuan Nasional



Selasa, 20 Maret 2012

Pesan Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang
“Untuk keamanan dan kesatuan jiwa, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. orang yang mendekatkan diri kepada Tuhan tidak akan terperosok hidupnya, dan tidak akan takut menghadapi cobaan hidup, karena Tuhan akan selalu menuntun dan melimpahkan anugerah yang tidak ternilai harganya…”
Pesan Pahlawan Nasional Jenderal Sudirman
” Tempat saya yang terbaik adalah di tengah-tengah anak buah, Saya akan meneruskan perjuangan. met of zonder Pemerintah TNI akan berjuang terus,..”
Pesan Pahlawan Nasional Prof R Soeharso
“.. Right or Wrong My Country, lebih-lebih kita tahu, Negara kita dalam keadaan bobrok, maka justru saat itu pula kita wajib memperbaikinya..”
Pesan Pahlawan Nasional Prof Moh.Yamin,SH
…Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar di dukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akan sejarah bangsa kita sendiri…”
upacara-1.jpgPesan Pahlawan Nasional Supriyadi
…Kita yang berjuang jangan sekali-kali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji yang tinggi..
Pesan Pahlawan Nasional Tengku Nyat Arif
…Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup kita bersama..
Pesan pahlawan nasional Abdul Muis
“….Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemudi kita tidak bisa, jika memang mau berjuang…”
Pesan Pahlawan Nasional Pangeran Sambernyowo/KGPAA Mangkunegoro
… Rumongso Melu Handarbeni (Wajib ikut memiliki), Wajib Melu Harungkebi (Wajib Ikut mempertahankan), Mulat sario hangroso wani (mawas diri dan berani bertanggungjawab)

Rabu, 18 Januari 2012

PUISI Q

Dilema sang pemimpin
By: Erwin rohadi
Tak kuasa menahan keinginan hati
Berdiri di depan tuk bias didengar suaranya
Oleh prajurit yang berbaris rapi
Yang terkadang bisa menusuk dari belakang
Atau terkadang bisa membela
Dengan taruhan nyawa

Suara hati tak lagi di dengar
Dikala ego menguasai hati
Rintangan di depan terasa mudah tuk dilalui
Bagaikan taring singa yang dengan mudah
Mengoyak empuk dagingnya sang kijang

Harus bagaimana lagi ??
Keinginan sudah di depan mata
Terasa sulit tuk menolak
Sementara kemampuan tak ada

Sudah rasanya berada di antara kawat berduri
Maju pasti terasa sakit tertusuk duri
Mundurpun harus menahan ciuman kawat berduri

Mana yang harus ku pilih??
Rasanya mau pecah kepala ini tuk memikirkannya
Biarkan waktu yang kan memilih
Ku yakin pilihan waktulah yang terbaik
Catatan di waktu senja

Hari hampir senja
Ku masih duduk termenung
Memikirkan apa yang akan ku lakukan esok
Bayangan hari esok mulai hadir di benak ku
Berharap tak ada kesialan yang menghampiriku

Mencoba mencari inspirasi
Sesaat ku tekan remote tv
Berharap bisa menimbah ilmu
Tapi hanya ada cerita fiktif belaka

Mencoba berpaling ke sebuah laptop mungil
Dan ku coba menulis sebuah tulisan
Yang ku tak tau
Apakah yang ku tulis ini
Hanya sebuah file
Yang kan habis di inveksi virus
Atau kah akan habis di makan rayap kalo di print

Hari sudah senja
Ku bosan dengan semua ini
Ku bosan dengan dengan kehidupan ku ini
Berharap hari esok akan lebih baik



Surat untuk sang penguasa

Secercah harapan di pagi  hari
Berharap tak ada mendung menyelimuti langit
Tak kan ada lagi hujan membasahi bumi
Melainkan matahari bersinar terang
Seterang hati sang malaikat

Berjalan hingga kaki bernanah
Tak peduli lagi panas terik matahari
Membakar kulit yang hitam kelam
Kan kami lewati demi sesuap nasi

Begitu berat perjuangan yang harus kami  lewati
Begitu kejam hidup ini
Tak peduli lagi sesama
Tak kan da lagi tempat bagi kami
Kami yang terkapar tak berdaya

Sang penguasa sudah tuli
Tak lagi mendengar jeritan suara hati kami
Tak lagi melihat bagaimana letihnya
Tubuh yang tak berdaya ini
Berjuang untuk seteguk air